BAnyak orang yang tertawa tanpa mau menyadari sang maut sedang mengintainya.
Banyak orang cepat datang ke shaf sholat layaknya orang yang merindukan kekasih. sayang, ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.
ups, mudah-mudahan kita bukan diantara mereka. Amin
( diambil dari pk sejahtera online)
Sabtu, 29 November 2008
KOMUNITAS TINTA
jauh dari FLP, tak membuatku rigkih. aku tetap mencari komunitas baru untuk mendongkrak semangatku didunia menulis. Alhamdulillah tepat tanggal 27 Nov 2008 aku telah mendirikan kominitas TINTA di daerah ku, tepat nya kota AEK KANOPAN, berawal dari 5 orang yang mau bergabung, semua dari kalangan pelajar SMU namun kian hari, komunitas ini kian diminati oleh berbagai usia. mudah-mudahan wadah inibisa membangkitkan dan memunculkan penulis muda yang berjiwa jihadi.
kepada Hartono Anbiya, RIKI, Hilwatun Aura, suci, Arni winda sari Ahlan wasahlan di KOMINITAS TINTA.
kepada Hartono Anbiya, RIKI, Hilwatun Aura, suci, Arni winda sari Ahlan wasahlan di KOMINITAS TINTA.
puisi
Sabtu, 22 November 2008
Bimbingan Rumah kita
ini adalah wadah pendidikan yang baru saja kurintis. berjalan mulai 21 oktober 2008. disini, tersedia les Bahasa Inggris, Matematika,juga privat bagi smp dan SD. dalam kurun waktu yang sangat singkat ini sudah ada 10 orang yang belajar disini,mudah-mudahan ini bisa berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
bagi masyarakat disekitar Aek kanopan juga Ledong Barat dan timur, sukaramai segera daftarkan dirikamu sekarang dijamin HALAL....
my sisters
Minggu, 16 November 2008
my mom and my grandma
Perjalanan Rabu dalam kerata
Setiap hari rabu aku selalu turun naik kereta Api untuk menempuh jarak kurang lebih satu jam menuju Rantau Prapat. ada agenda wajib yang harus ku jalankan setiap minggunya. situasi seperti ini sempat membuatku agak letih karena harus menempuh jarak yang lumayan jauh dalam waktu yang sempit.dan hanya kereta api yang menjadi pilihan ku untuk samapi ketujuan, selain cepat juga ekonomis.
hal ini berbeda jauh saat aku menjalankan agenda wajibku di kota Medan, hanya dengan mengendarai kereta dengan waktu 15 menit aku sampai ketujuan. tapi, sudahlah aku tak mau mempersulit keadaan ini, mungkin ini yang terbaik untukku. dan mudah-mudahan jarak tak membuatku putus asa untuk terus dalam lingkaran tarbiyah. amin
for myself, be sprit mujahidah ok!
hal ini berbeda jauh saat aku menjalankan agenda wajibku di kota Medan, hanya dengan mengendarai kereta dengan waktu 15 menit aku sampai ketujuan. tapi, sudahlah aku tak mau mempersulit keadaan ini, mungkin ini yang terbaik untukku. dan mudah-mudahan jarak tak membuatku putus asa untuk terus dalam lingkaran tarbiyah. amin
for myself, be sprit mujahidah ok!
Hari-hariku di Aek Kanopan
hmmmm..ini langkah awal, sejak hapir 11 tahun aku meninggalkan kampung halamanku, akhirnya aku kembali diantara kesunyian, nyaris aku tak memiliki teman. karena sejak smp sampai kuliah aku hidup diperantauan,dan kawan2 kebanyakan dari luar daerah. ya Tuhan, serasa sepi hari-hari ku ini.
itu cerita sebulan yang lalu, sekarang sepi itu tlah berubah. ada sinar cerah yang menemaniku saat ini. padatnya rutinitas membuatku lupa pada gambaran ramainya kota Medan, selian mengajar dipagi hari kini aku membuka les privat Bahasa inggris dirumahku, alhamdulillah saat ini aku sudah memiliki 2 kelas. Beside tahat, aku juga mulai melangkah, melirik para remaja smu untuk sama-sama berkumpul mengkaji Al-Quran yang mana hal ini masih belum pernah terjadi dikampungku. lagi-lagi tak lepas aku bersyukur karena ajakanku disambut baik oleh adik smu di wilayahku, sekarang sdah terbentuk 2 kelompok pengajian alhamdulillah.nah, satu lagi cerita yang tak kalah seru, aku juga mendirikan komunitas menulis. karena dari sekian remaja smu yang kukenal mereka punya hoby yang sama dengan ku, nah jadi la kami seminggu sekali berkumpul untuk menbahas karya dan juga trasnsfer ilmu tentang dunia kepenulisan.
akhirnya rasa rinduku pada medan bisa terobati dengan berbagai rutinitasku saat ini.
mudah-mudahan aku tetap semangat walaupun dengan kondisi daerah yang jauh berbeda dari kominitasku dimedan, yang pasti suasa tarbiyah tetap menjadi bagian dari hidupku yang tak kan kubiarkan lepas begitu saja.
itu cerita sebulan yang lalu, sekarang sepi itu tlah berubah. ada sinar cerah yang menemaniku saat ini. padatnya rutinitas membuatku lupa pada gambaran ramainya kota Medan, selian mengajar dipagi hari kini aku membuka les privat Bahasa inggris dirumahku, alhamdulillah saat ini aku sudah memiliki 2 kelas. Beside tahat, aku juga mulai melangkah, melirik para remaja smu untuk sama-sama berkumpul mengkaji Al-Quran yang mana hal ini masih belum pernah terjadi dikampungku. lagi-lagi tak lepas aku bersyukur karena ajakanku disambut baik oleh adik smu di wilayahku, sekarang sdah terbentuk 2 kelompok pengajian alhamdulillah.nah, satu lagi cerita yang tak kalah seru, aku juga mendirikan komunitas menulis. karena dari sekian remaja smu yang kukenal mereka punya hoby yang sama dengan ku, nah jadi la kami seminggu sekali berkumpul untuk menbahas karya dan juga trasnsfer ilmu tentang dunia kepenulisan.
akhirnya rasa rinduku pada medan bisa terobati dengan berbagai rutinitasku saat ini.
mudah-mudahan aku tetap semangat walaupun dengan kondisi daerah yang jauh berbeda dari kominitasku dimedan, yang pasti suasa tarbiyah tetap menjadi bagian dari hidupku yang tak kan kubiarkan lepas begitu saja.
Selamat tinggal komunitasku
Hari itu,tepat tanggal 9 november2008 aku mengundurkan diri dari komunitasku. sebuah wadah yang menjadi bagian dari jiwaku selama ini. bukan lepas sama sekali, namun aku mundur dari amanah yang kupegang selama ini. jelas aku tak sanggup menempuh jarak ratusan kilometer tiap minggunya untuk tetap bergumul pada agenda kami yang begitu banyak. yang pasti, aku masih mencintai kominitasku. selamat berjuang kawan-kawanku.tetap semangat, karena ini sebuah perjalan dakwah bagi kita pejuang pena.
Langganan:
Postingan (Atom)
