ahh, dimana kau dik
kutatap wajahmu dibalik jendela
sayup wajah riangmu
tersenyum diujung jemari senja
sulit aku menerka riak matamu
yang berkaca-kaca
hanyut bersama pantulan rembulan
tak mengering senyum dibibirmu
tak juga kutemukan dirimu dik,
walau angin tlah menegukku
bersama fazar dan senja
ragamu menari diangkasa.
Taman Budaya 25 Agustus 2009
Dibawah pohon asam saat tadarus sastra FLP SUMUT
Selasa, 25 Agustus 2009
Sabtu, 22 Agustus 2009
Ramadan bersama POS WK
Hmmm, bingung!
termagu aku di dintara jeruji jendela. menatap kosong, lepas. entah kemana ragaku saat itu. aku lemas,entah apa yang bisa kulakukan di ramadan ini.
"owww, akhirnya dapat juga" jeritku
segera ku ambil hp dan ku sms adik-adik. kami berkumpul di rumah ukhti ima, untuk membicarakan program ramadhan dengan bahasa cinta.
acara sederhana ini diawali dengan tilawah dan taujih. hanya untuk menyentul hati-hati kami bahwa saat ini ramadan datang. apa yang bisa kami lakukan untuk kualitas ibadah pribadi dan untuk orang banyak.
akhirnya, dapat juga ide itu.
kami memutuskan untuk mengisi ramadan ini dengan
1. Tadarus Cinta( ini terfokus pada pengajian untuk menambah ilmu dan watawasau bil haq, watausau bisobri) tempat bergilir biar sekalian silaturrahim. siapa saja boleh ikut pastinya.
2. Tebar 1000 jilbab.
nah disini kami akan ngumpulin jilbab sebanyak banyaknya untuk di sumbangkan ke orang yang berhak di kampung pelosok nan jauh disana
mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan mulus. yang ingin menyumbangkan jilbabnya akan mendapatkan ganjaran yang berlipat, dan yang akan mendapatkan jilbab juga akan merasa gembira yang lluar biasa.
hmmmm, bukankah menyenangkan hati saudara juga dapat pahala?
kalau anda ingin berpartisipasi dalam acara ini, silahkan sumbangkan jilbab anda ke kantor DPD PKS LABURA gunting saga.
termagu aku di dintara jeruji jendela. menatap kosong, lepas. entah kemana ragaku saat itu. aku lemas,entah apa yang bisa kulakukan di ramadan ini.
"owww, akhirnya dapat juga" jeritku
segera ku ambil hp dan ku sms adik-adik. kami berkumpul di rumah ukhti ima, untuk membicarakan program ramadhan dengan bahasa cinta.
acara sederhana ini diawali dengan tilawah dan taujih. hanya untuk menyentul hati-hati kami bahwa saat ini ramadan datang. apa yang bisa kami lakukan untuk kualitas ibadah pribadi dan untuk orang banyak.
akhirnya, dapat juga ide itu.
kami memutuskan untuk mengisi ramadan ini dengan
1. Tadarus Cinta( ini terfokus pada pengajian untuk menambah ilmu dan watawasau bil haq, watausau bisobri) tempat bergilir biar sekalian silaturrahim. siapa saja boleh ikut pastinya.
2. Tebar 1000 jilbab.
nah disini kami akan ngumpulin jilbab sebanyak banyaknya untuk di sumbangkan ke orang yang berhak di kampung pelosok nan jauh disana
mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan mulus. yang ingin menyumbangkan jilbabnya akan mendapatkan ganjaran yang berlipat, dan yang akan mendapatkan jilbab juga akan merasa gembira yang lluar biasa.
hmmmm, bukankah menyenangkan hati saudara juga dapat pahala?
kalau anda ingin berpartisipasi dalam acara ini, silahkan sumbangkan jilbab anda ke kantor DPD PKS LABURA gunting saga.
Tamu Istimewa
Minggu, 09 Agustus 2009
ADA SENJA DIBALIK PILKADA LABURA
APA YANG MEMBUATMU MEREMEHKAN JANJI?
Judul : Meremehkan Janji
Penulis :.DR Muhammad Musa Asy-syarif
Penerbit : Gema Insani
Halaman : 88 hlm
Meremehkan janji sudah menjadi hal yang biasa dikalangan kita. Bak penyakit Cikungunya yang mewabah pada masyarakat. Hal ini menjadi bumbu-bumbu perselisihan antar sesama. Baik keluarga, sahabat, bahkan Bangsa dan Negara. Sungguh, apa yang membuatmu meremehkan janji ?
Beberapa bulan belakangan ini, kita disibukkan dengan mendengar berbagai janji. Entah apa makna janji yang mereka sampaikan, namun kita semua tau tak semua yang mereka katan adalah benar. Sebagian janji yang terucap adalah janji palsu.
Namun, apakah mereka sadar dengan apa yang telah mereka perbuat? Saya yakin mereka sadar namun merehkan kesadarannya.
Sungguh momen yang tepat bagi saya untuk meresensi buku ini. Disaat kejolak tebar janji tengah merebak.mudah-mudahan buku ini bisa menjadi pengingat bagi kita yang menjadikan janji tak unta harga.
Dalam buku ini penulis membahas beberapa persoalan. Salah satunya tentang pentingnya menepati janji dan tidak mengingkarinya. Selalu kita temua para orang tua menjajinjakan sesuatu pada anaknya, dan berakhir dengan kekecewaan pada anak.oleh karena itu penulis berpesan agar kita jangan mudah mengumbar janji karena keluarnya mudah , namun menjalankannya sulit.
Kurangnya komitmen dengan hukum-hukum Allah, tidak mengetahui kalau janji itu tidak boleh dilanggar kecuali karena uzur, acuh tak acu, tidak memperhatikan waktutidak menganggap pentingnya pertemuan yang akan dihadiri. Ini adalah bagian dari faktor-faktor yang menyebabkan orang mengabaikan janjinya.
Selain merugikan orang lain yang diabaikan janjinya, pelaku inkar janji juga akan mendapat celaan dan tidak akan dipercaya lagi. Akan kehilangan orang-orang akan berkomitmen dengan janji. Dalam bab ini penulis mengambarnya dengan beberapa kisah-kisah yang bermanfaat, yang bisa kita ambil ibrahnya.
Apa perlu kita memberikan penghargaan bagi pelaku yang menepati janjinya?
Bagi penguasa kita akan menaruh simpatik dan rasa hormat, bagi pelajar kita akan memberikan imbalan nilai yang baik, bagi anak kita akan memberikan sanjungan yang baik. Semua yang baik akan dibalas dengan perlakuan yang baik pula.
Buku ini luar biasa! Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan. Namun selain itu buku ini juga memeliki kekurangan baik dari penyusunan isi yang kurang menarik untuk dibaca apalagi kalangan remaja.
Saya merekomendasikan anda untuk membaca buku ini. Karena sangat baik untuk semua kalangan.
Penulis
Nihayah Rambe
Senin, 13 Juli 2009
Titipan Tuhan
Judul : Anak Adalah Amanat
Penulis :.Dr.Anas Ahmad Karzun
Penerbit : Qisthi Press
Halaman : 90 hlm
ANAK ADALAH KADO SEMENTARA
TITIPAN ILAHI
“ Banyak orang tua yang menyangka telah memuliakan anaknya, padahal apa yang mereka lakukan justru menjerumuskan anaknya. Banyak pula yang berfikir telah menyayangi anaknya, sementara yang mereka lakukan adalah kezaliman terhadapnya”
Luar biasa! Dengan tebal 12,5 x 17,5 buku ini memberikan begitu banyak manfaat bagi kita, bagi pasangan suami istri yang akan mendapat kado terindah dari yang kuasa, atau bagi orang tua yang telah mendapatkan titipan dari Allah SWT.
Dalam buku ini penulis menjelaskan secara detail bagaimana cara orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya. Dan juga bagaiman resiko yang dapat dialami jikalau kita orang tua salah dalam mendidik anak.
Ayat-ayat dalam setiap sub judul membuat kita pembaca semakin tertarik dalam mendalami makna bahwa anak adalah amanat terbesar dari Allah, yang wajib kita pelihara dengan baik. Karena anak adalah pemimpin masa depan. Dan mereka berhak mendapatkan mpendidikan mental yang baik dari masa kanak-kanak sampai mereka dewasa.
”Abna una Amanah” adalah judul asli buku ini, yang ditulis kedalam bahasa Indonesia. Penulis memberikan gambaran banyak kepada kita tentang bagaimana mengajarkan kepada anak-anak kita cara sholat. Dari tahapan umur sebelum tujuh tahun sampai sepuluh tahun. Seperti yang kita ketahui anak-anak kita akan tumbuh sebagaimana kebiasaan orang tuanya. maka kita sebai orang tua harus menjadi pohon yang kuat dalam mendidik anak, agar kita bisa memetik buah yang manis.
Dalam buku ini juga terdapat sub judul yang memuat tentang ”Nasehat untuk anakku”. Ketika kita membacanya sebagai seorang yang posisinya sebagai anak kita dapat mengetahui keinginan dari seorang ayah ataupun ibu. Bagai mana mereka menginginkan kita agar menjual diri kita hanya kepada Allah, mengekang nafsu dengan kuat, mendermakan harta dan lain sebainya. Yang semua itu tidak ada yang tidak baik untuk kita.
Warisan orang tua kepada anak adalah Akhlak, karena dengan akhlak anak akan mendapatkan kedudukan, teman, agama, dunia,dan akhirat. Dan kelak Allah akan menuntut pemimpin atas apa yang ia pimpin. Allah akan menuntut orang tua yang tidak bisa menjadi pohon yang baik baik buahnya.
Buku ini banyak sekali memberi manfaat dan pengetahuan bagi kita. Namun dibalik kelebihannya penulis sangat monoton dalam penyampaian tulisan yang disajikan, membuat pembaca tidak ada jeda untuk berfikir sendiri dan menyelami kalimat demi kalimat.
Dari kelebihan maupun kekurang dari buku ini, saya merekomendasikan anda untuk membaca buku ini. Karena ini menjadi referensi penting bagi kita sebagai orang tua. Jadi tidak ada salah nya kalau kita memeliki buku ini.
Penulis
Nihayah Rambe
Akhirnya Terbit Juga..

Seperti yang kutulis waktu itu" Media Tunggu aku, aku akan menyerbumu" Alhamdulillah, kini tulisanku kembali terbit di Media. baik itu Puisi,dan Resensi.Dan lebih membuatku kian semangat puisiku terbit di majalah SABILI Edisi Juli 2009. sekian lama aku mencoba mengirimkan karyaku ke media NAsional baru kesampaian. fuuuh,lega rasanya seperti minus es kelapa di saat terik matahari menyegatku.MAU?
Jari-Jari yang Kuncup
Subuh itu
Ada bibir yang merintih
Pada selembar doa yang pecah
Diantara luka jeritan
Subuh itu,
Gerimis belum usai menagis
Gemericik gigi yang beradu
Menyimpuh diantara curam nan sunyi
Subuh itu,
Ombak menghantam
Bergelombang diantara denyut jantung
Dalam hening;
Aku hanyut;
Aek kanopan Mei 2009
Wangi kamboja
Jejak yang kau tinggalkan malam itu
Saat kau datang
Mengintip diantara wangi kamboja
Melata nafasku memandangmu
Jejak yang kau tinggalkan malam itu
Diatas sayap
Yang diahiasi gerimis putih
Menindihku,
Pelan-pelan
Jejak yang kau tinggalkan malam itu
Membuatku,
Menggigil panjang;
Melamun luas;
Menatap kunang-kunang
Dan kau,
Menyeka urat leherku
Pelan-pelan
Aek kanopan Mei 2009
Ombak Danau itu
Menganga rahangnya
Menjelma keperkasaan
Dengan keangkuhan yang terlempar
Gelegar sentuhan
Menyambut setiap hentakan
Mengerlip jantung
Yang tak surut-surut
Dingin menancap
Menghisap;
Menghirup;
Menghantarku;
Ke tepi matahari
Yang setia pada janji
Parapat Mei 2009
Selasa, 09 Juni 2009
Media, tunggu aku!

hmmmm..
lega rasanya kini aku kembali mengirimkan karya ku kemedia. tlah sekian lama fakum, kir-kira hampir 6 bulanan. sesak yang selama ini kutahan akhirnya bebas juga.
Sakit rasanya bila tak menulis, tapi mau bagaimana aku harus berinteraksi di wilayah yang baru, diantara masyarakat yang tak berkeinginan untuk menulis.Dan jauh dengan teman-teman ku di FLP. dan ternyata komunitas menentukan juga hidup tidaknya ruh seorang penyuka pena.
dalam minggu ini saja, aku tlah mengepung media. tlah kuhujani para redaktur dengan karyaku. tak peduli kapan mereka akan menerbitkannya. yang kupirkan saat ini adalah aku tlah kembali produktif menulis.
saat ini aku inginkatakan pada dunia,
" WOI.., NIHAYAH MASIH ADA.
Dan akan terus ada
dianta pena dan puisinya.
Selasa, 12 Mei 2009
Pada setangkai Mawar
Tolong Katakan padanya..
Hujan yang Menyapa
kemarin, langit terlihat gelap
awan mengumpal keputihan
dibalik tirai kebiruan
kulihat sepenggal kata yang bertuliskan
" aku akan turun lagi membasahi bumi TUHAN"
awan mengumpal keputihan
dibalik tirai kebiruan
kulihat sepenggal kata yang bertuliskan
" aku akan turun lagi membasahi bumi TUHAN"
BUAIAN PAGI ITU
Buaian manja pagi itu
tiba-tiba menyentuh lamunku
membawaku berguling-guling
diantara rerumputan hijau nan permai
buaian manja pagi itu
menembus pipiku
membelai nirwana
diujung kejora hatiku
buaian pagi itu
menjerat kepasrahan
mengitari mimpi
dalam ruas-ruas hati
AK.Mei 2009
tiba-tiba menyentuh lamunku
membawaku berguling-guling
diantara rerumputan hijau nan permai
buaian manja pagi itu
menembus pipiku
membelai nirwana
diujung kejora hatiku
buaian pagi itu
menjerat kepasrahan
mengitari mimpi
dalam ruas-ruas hati
AK.Mei 2009
Rabu, 01 April 2009
Wisata menulis FLP
Minggu 28 Maret 2009,
Suasana ricuh menghampiriku sesaat. persiapan demi persiapan terus disiapkan menjelang keberangkatan kru flp sumut mengudara dalam acara wisata menulis.persiaan dari menyusun perlengkapan yang akan dibawa, menyiapkan hadiah kecil; berupa permen + makanan ringan yang di ikat pada tali plastik,dan siap jadi hadiah yang akan dikalungkan pada insan berprestasi nantinya. subuh gulita pergi Aksara mencari kue basah biar dapat yang murah meriah.uuuhwah, seru pisan oii...
Acara yang sempat tertunda akhirnya berjalan dengan kehangatan dan ruh yang membara.dengan angkutan biru no 34 kami melaju menuju SIBOLANGIT. suasana tawa yang menggelegar dari 12 peserta yang ikut pun ikut menghiasi perjalanan kami. ditengah perjalanan,angkot yang sudah kami pesan sehari sebelum keberangkatan tiba-tiba terbatuk-batuk, membuat penghuni angkutan tersendat sambil bertubrukan.tawa 12 penghuni pun tak bisa lagi tertahankan. oh..indah nian perjalan ini.
tepat pukul 10 kami sampai di lokasi GAN, acara pun dimulai dengan seru tapi tetap khidmat. leni sang pembawa acara membangunkan saraf-saraf kami yang sempat tertidur dengan games "Bos berkata", dilanjutkan dengan materi "Aksara gundul" oleh putri Kejawen ( WIN RG), alahmak, tambah seru saja acara ini.
acara selanjutnya dipandu sukma. acara keakraban yang dipoles dengan nilai imajinasi,walau bermain tapi kesan edukasi tetap kami dapatkan dalam setiap permainan,games yang mengocok perut, membuat muka memerah menahan tawa.
nah, ini dia acara penghargaan buat insan berprestasi,mereka yang telah memberikan warna baru bagi FLP. Mbak Ratna dengan novelnya, sukma yang terpilih menjadi duta balai bahasa ke BAlI, dan penghargaan buat mereka-mereka yang karyanya selalu menghiasi media. mudah-mudahan ini langkah terbaik buat kemejauan FLP kedepan Insyaallah.
setelah ishoma, kami bergegas menuju HILLPARK arena permainan yang berada tepat bebrapa meter dari tempat acara kami. sebelum masuk kegerbang permainan kami berpose dan bergaya. tak selangkahpun kami sia-siakan untuk tidak berfoto bersama, apalagi kepergian kami ditemani suami ambak Ratna yang lengkap dengan kameranya.
YA Allah, serasa nyawa begitu murah. serasa begitu dekat izeoil dengan ku saat itu. ketika kami naik permainan ( apa ya,yang penting permainannya seperti kereta api yang naik turun, belok kekanan kekiri kebawah, dengan kecepan yang luar biasa, maaf lupa apa namanya)jeritan, tak bisa lagi terbendung, hentakan kereta, yang melaju dan turun mengocok perut sampai ingin muntah rasanya. ampun YA Allah gak akan aku naik lagi.( ucapku dalam hati)
kira-kira pukul 16.00, setelah menghabiskan 4 permainan, kami bergegas pulang, sebelum pulang kami laporan dulu pada sang Khaliq.
" YA Allah makasi telah memberiku kesempatan untuk bisa berkumpul lagi bersama belahan jiwaku, bersama FLP yang telah mendarah dalam dadaku, terima kasih telah memberiku hidup ditengah himpitan izrail yang serasa mendekat, yang memberiku saudara-saudara yang luarbiasa, tetapkan cinta kami padamu, juga kecintaan kami pada wadah ini, mudah-mudahan niat suci untuk membantu agamamu akan terus berkibar dalam dada-dada kami., semoga ukhuwah kami tetap terjaga amin, doa ku sejenak"
Selasa, 24 Februari 2009
HPA
PBC TEBING TINGGI
Solusi sehat, ilmiah Alamiah dan Ilahiyah
waw, sebuah kejutan yang begitu luar biasa ketika aku bergabung di HPA. aku yang kurang menyukai bisnis MLM karena selalu berorientasi pada uang, namun disini dakwah Kesehan adalah prioritas. bukan malah menjauhkan diri kita sama Allah, malah makin membuat kita kian dekat erat dan cinta.
pelatihan PBC yang dilaksanakan ditebing tinggi 21-22 Februari memberikan banyak sekali informasi dan ilmu-ilmu khususnya dibidang kesehatan.
Peresmian DPD Aek Kanopan
Tepat pada tanggal 7 Februari 2009 Peresmian DPD PKS Aek kanopan. Acara yang cukup sederhana namun ramai pengunjung. Begitu banyak tamu-tamu yang hadir menyaksikan ikrar para kader pks yang menjadi pengurus DPD yang kelak akan memegang estapet dakwah di Aek kanopan.
Acara yang dimulai pada pukul 14.00 kian menarik masyarakat karena dihadiri oleh wakil gubernur sumatera utara ( Bapak Gatot Pujo Nugroho) yang hadir atas nama Partai Keadilan Sejahtera. Mudah-mudahan Terbentuknya DPD PKS ini bisa menjadi dakwah lebih baik khususnya diAek kanopan.dan kian memberikan semangat baru bagi kader-kader PKS di Aek kanopan.
Semangat, ALLahu Akbar!
Jumat, 23 Januari 2009
Mujahid kecil
Ruqyah Massal DPC PKS Aek kanopan
Terima kasih atas sms mu...

sepenggal percakapanku lewat sms dengan saudaraku ( sukma FLP )
lama-lama rindu juga aku sapuisimu.apa masih tersisa puisi itu untukku?By Sukma
entahlah,entah dimana aku yang dulu. tak pernah kupegang pena, apalagi menggores kata. ini mimpi atau nyata, kalaulah ini mimpi tolong bangunkan aku dengan katamu...
jangan simpan takutmu, potonglah kecil kecil dengan silit. nanti ganpang kau kunyah resah-resah itu. ayo, belilah pena warna-warni dimana saja kau mau, biar timbul semangat mu lagi, usah takut! ada FLP disampingmu. lekaslah!BY sukma
setelah percakapan usai, bergegas kuambil pena, kuraih buku, kugoreskan kata...
kan kupersembahkan untuk FLP tercinta. I LOVE FLP
Selasa, 13 Januari 2009
BOIKOT PRODUK ISRAEL

dakwatuna.com - Cafe Starbucks telah menyumbang ke Israel setiap tahunnya dua milyar dollar Amerika dari keuntungannya. Sedangkan pabrik rokok Marlboro menyumbang 12 % keuntungannya ke Israel setiap tahunya. Inilah dukungan nyata perusahaan-perusahaan Amerika kepada Zionis Israel, yang dengannya Israel membantai kemanusiaan warga Palestina. Tak terkecuali anak-anak dan wanita.
Reaksi atas kebiadaban Israel beragam bentuknya, salah satunya adalah seruan boikot produk-produk yang menyumbang mereka.
Adalah Organisasi-organisasi Muslim di Malaysia menyerukan boikot terhadap produk-produk AS, termasuk Coca Cola dan franchise kedai kopi Starbucks dalam aksi protes yang mereka gelar hari ini di Masjid Nasional di Kuala Lumpur.
Asosiasi Konsumen Islam Malaysia dan Asosiasi Pengelola Restoran Muslim Malaysia sambut baik seruan ini. Mereka tidak lagi menyediakan minuman Coca Cola dalam menu di restoran-restoran mereka yang jumlahnya ribuan.
“Kami berharap konsumen Muslim secara penuh ikut serta mengirimkan pesan yang kuat pada Israel dan sekutu-sekutunya agar tidak terus menerus menganiaya umat Islam,” demikian pernyataan Asosisasi Konsumen di Malaysia.
Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohammad juga menyerukan boikot secara luas produk-produk AS dan mata uang dollar sebagai bentuk protes atas dukungan AS pada Israel. “Mereka tidak akan mati jika tidak menggunakan produk AS,” kata Mahathir yang ikut berunjuk rasa bersama 5.000 warga Malaysia di depan kedubes AS.
Seruan boikot produk AS pro Zionis juga dilontarkan dalam aksi massa di Italia. “Kita tidak bisa tinggal diam melihat apa yang terjadi di Gaza. Kami sudah mempertimbangkan untuk membuat daftar pengusaha yang memiliki kaitan dengan Tel Aviv, karena masyarakat tidak banyak tahu siapa saja mereka,” kata Giancarlo Desiderati, anggota lembaga perdagangan di Italia.
Di antara daftar produk Amerika lainnya adalah” McDonalds, BURGER KING, KENTUCKY, PIZZA HUT, COCA COLA, PEPSI COLA.
Bagaimana dengan Indonesia, konsumen besar yang menggunakan produk-produk tersebut, beranikah memboikot, sebagaimana negara-negara lainnya? (it/ut)
MARI BERSATU!

dakwatuna.com Dalam surah Ali Imran: 103, Allah swt. memerintahkan agar kita berpegang teguh terhadap tali Allah dan jauhi perpecahan. Dalam ayat tersebut Allah berfirman: wa’tashimuu bihablillah jamii’aw walaa tafarraquu. Dalam kata wa’tashmuu terkesan makna keharusan bersungguh-sungguh memegang tali Allah. Jangan main-main –apalagi mempermainkan– sedikitpun. Lalu dari kata jamii’aa, tergambar makna bersama-sama, saling melengkapi, penuh nuansa persaudaraan, tanpa sedikitpun permusuhan. Lalu dipertegas lagi dengan kata walaa tafarraquu yang artinya jangan berpecah belah. Allah tidak berfirman: walaa takhtalifuu (jangan berbeda pendapat), sebab perbedaan pendapat dalam wilayah fikih adalah fitrah. Masing-masing manusia Allah bekali kecerdasan akal yang berbeda. Pun juga masing-masing mempunyai kesungguhan yang berbeda dalam mencari ilmu. Maka sudah pasti perbedaan pendapat akan sulit dihindari. Karenanya Allah tidak melarang perbedaan pendapat.
Berdasarkan hal tersebut, perbedaan pendapat pasti akan terjadi sekalipun di zaman Rasulullah saw. Banyak riwayat yang merekam perbedaan pendapat antara para sahabat seperti perbedaan pendapat terhadap teks hadits yang memerintahkan shalat Ashar di Bani Quraidzah. Sebagian sahabat paham bahwa maksudnya bukan tempatnya, melainkan segeranya pergi ke Bani Quradzah. Sebab, shalat Ashar ada waktunya yang tidak bisa ditunda. Namun sebagian sahabat memahami hadits apa adanya, sekalipun kemudian mereka shalat Ashar setelah masuk waktu Maghrib di Bani Quraidzah. Tetapi ternyata perbedaan pendapat tersebut tidak mebuat mereka berpecah-belah. Mereka tetap bersatu dan bersinergi. Demikian juga perbedaan pendapat antara para imam madzhab fikih yang empat: Hanafi, Maliki, Hanbali, dan Syafi’i. Mereka sangat toleran dan saling menghormati. Bahwa perbedaan fikih bukan suatu yang harus menyebabkan perpecahan. Ketika Imam Syafi’i diminta menjadi imam shalat Subuh di pusat wilayah madzhab Hanafi, ia tidak membaca qunut. Ketika ditanya, ia menjelaskan bahwa itu sikap hormat terhadap pendapat madzhab Hanafi yang tidak membaca qunut pada saat shalat Subuh.
Lebih-lebih sekarang, kita menyaksikan umat Islam dibantai dari berbagai arah. Bukan hanya serangan pemikiran, melainkan lebih dari itu: serangan senjata yang menelan ratusan nyawa. Maka bukan saatnya lagi kita centang perenang sibuk dengan perbedaan fikih, perbedaan bendera partai, atau perbedaan nama golongan. Allah yang kita sembah masih sama. Kiblat shalat kita juga masih sama. Jumlah rakaat shalat fardhu kita tidak ada bedanya. Nabi yang kita ikuti juga sama. Nama agama kita sama. Tempat kita melaksanakan ibadah haji juga sama. Lalu apa yang akan membuat kita tidak mau bekerja sama? Apakah hanya karena perbedaan pemahaman terhadap satu teks ayat atau hadits secara fikih lalu kita berpecah belah, saling menjatuhkan bahkan saling menyesatkan?
Sejauh yang saya amati, perbedaan antara kelompok umat Islam yang ada masih sekitar perbedaan fikih dan cara berdakwah. Sebagian mengambil yang tradisional dan sebagian lebih akademis. Sebagian menitikberatkan kepada dakwah dari masjid ke masjid, dan sebagian yang lain fokus pada ashalah sunnah sesuai dengan teks sahih dari Rasulullah saw. Karenanya, kelompok ini sangat teliti mengecek kesahihan hadits dan menyajikannya secara ilmiah. Sebagian fokus pada perbaikan sosial politik supaya lebih bersih, lebih memihak kepada kemaslahan masyarakat secara umum dan lebih sesuai dengan ajaran Islam yang kaffah. Sebagian yang lain memilih misi dakwahnya mengcounter pemikiran sesat. Semua kondisi ini sungguh tidak cukup alasan untuk berpecah-belah.
Karena itu, ayo bersatulah, wahai umat Islam! Umat ini sangat membutuhkan persatuan kalian. Tidak ada persaudaraan tanpa persatuan. Allah tidak akan pernah menurunkan rahmat dan pertolonganNya kepada umat yang berpecah-belah. Karena itu, tanamkan budaya ishlah “fa ashlihuu” karena ini jalan satu-satunya untuk menegakkan persaudaraan (ukhuwah). Allah berfirman dalam surah Al-Hujuraat: 10:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu; dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat).”
Wallahu a’lam bishshawab.
Dr. Amir Faishol Fath
Novel Bintang
Tak seperti biasa

assalamualikum. fuhhhhh, letih juga memendam rindu pada tinta,saat dulu hari-hariku berteman pada sebatang pinsil, pulpen, apalah namanya yang penting aku bisa mencoret-ciret sesuka hatiku dengannya. marahku, sukaku, tangisku, cuma dia yang tau.
bicara dulu,
cerita hari itu,
mengenang masa lalu,
kian membuat lukaku bernanah
januariku tahun ini tak seperti biasa
tak seperti waktu itu
sampai kapan aku begini?
tolong jawab wahai teman, sahabat, kerabat. tolong jawab aku!
Langganan:
Postingan (Atom)



