Senin, 13 Juli 2009

Titipan Tuhan






Judul : Anak Adalah Amanat
Penulis :.Dr.Anas Ahmad Karzun
Penerbit : Qisthi Press
Halaman : 90 hlm



ANAK ADALAH KADO SEMENTARA
TITIPAN ILAHI


“ Banyak orang tua yang menyangka telah memuliakan anaknya, padahal apa yang mereka lakukan justru menjerumuskan anaknya. Banyak pula yang berfikir telah menyayangi anaknya, sementara yang mereka lakukan adalah kezaliman terhadapnya”

Luar biasa! Dengan tebal 12,5 x 17,5 buku ini memberikan begitu banyak manfaat bagi kita, bagi pasangan suami istri yang akan mendapat kado terindah dari yang kuasa, atau bagi orang tua yang telah mendapatkan titipan dari Allah SWT.
Dalam buku ini penulis menjelaskan secara detail bagaimana cara orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya. Dan juga bagaiman resiko yang dapat dialami jikalau kita orang tua salah dalam mendidik anak.
Ayat-ayat dalam setiap sub judul membuat kita pembaca semakin tertarik dalam mendalami makna bahwa anak adalah amanat terbesar dari Allah, yang wajib kita pelihara dengan baik. Karena anak adalah pemimpin masa depan. Dan mereka berhak mendapatkan mpendidikan mental yang baik dari masa kanak-kanak sampai mereka dewasa.
”Abna una Amanah” adalah judul asli buku ini, yang ditulis kedalam bahasa Indonesia. Penulis memberikan gambaran banyak kepada kita tentang bagaimana mengajarkan kepada anak-anak kita cara sholat. Dari tahapan umur sebelum tujuh tahun sampai sepuluh tahun. Seperti yang kita ketahui anak-anak kita akan tumbuh sebagaimana kebiasaan orang tuanya. maka kita sebai orang tua harus menjadi pohon yang kuat dalam mendidik anak, agar kita bisa memetik buah yang manis.
Dalam buku ini juga terdapat sub judul yang memuat tentang ”Nasehat untuk anakku”. Ketika kita membacanya sebagai seorang yang posisinya sebagai anak kita dapat mengetahui keinginan dari seorang ayah ataupun ibu. Bagai mana mereka menginginkan kita agar menjual diri kita hanya kepada Allah, mengekang nafsu dengan kuat, mendermakan harta dan lain sebainya. Yang semua itu tidak ada yang tidak baik untuk kita.
Warisan orang tua kepada anak adalah Akhlak, karena dengan akhlak anak akan mendapatkan kedudukan, teman, agama, dunia,dan akhirat. Dan kelak Allah akan menuntut pemimpin atas apa yang ia pimpin. Allah akan menuntut orang tua yang tidak bisa menjadi pohon yang baik baik buahnya.
Buku ini banyak sekali memberi manfaat dan pengetahuan bagi kita. Namun dibalik kelebihannya penulis sangat monoton dalam penyampaian tulisan yang disajikan, membuat pembaca tidak ada jeda untuk berfikir sendiri dan menyelami kalimat demi kalimat.
Dari kelebihan maupun kekurang dari buku ini, saya merekomendasikan anda untuk membaca buku ini. Karena ini menjadi referensi penting bagi kita sebagai orang tua. Jadi tidak ada salah nya kalau kita memeliki buku ini.


Penulis
Nihayah Rambe

Akhirnya Terbit Juga..





Seperti yang kutulis waktu itu" Media Tunggu aku, aku akan menyerbumu" Alhamdulillah, kini tulisanku kembali terbit di Media. baik itu Puisi,dan Resensi.Dan lebih membuatku kian semangat puisiku terbit di majalah SABILI Edisi Juli 2009. sekian lama aku mencoba mengirimkan karyaku ke media NAsional baru kesampaian. fuuuh,lega rasanya seperti minus es kelapa di saat terik matahari menyegatku.MAU?


Jari-Jari yang Kuncup

Subuh itu
Ada bibir yang merintih
Pada selembar doa yang pecah
Diantara luka jeritan

Subuh itu,
Gerimis belum usai menagis
Gemericik gigi yang beradu
Menyimpuh diantara curam nan sunyi

Subuh itu,
Ombak menghantam
Bergelombang diantara denyut jantung
Dalam hening;
Aku hanyut;
Aek kanopan Mei 2009


Wangi kamboja

Jejak yang kau tinggalkan malam itu
Saat kau datang
Mengintip diantara wangi kamboja
Melata nafasku memandangmu

Jejak yang kau tinggalkan malam itu
Diatas sayap
Yang diahiasi gerimis putih
Menindihku,
Pelan-pelan

Jejak yang kau tinggalkan malam itu
Membuatku,
Menggigil panjang;
Melamun luas;
Menatap kunang-kunang
Dan kau,
Menyeka urat leherku
Pelan-pelan
Aek kanopan Mei 2009



Ombak Danau itu


Menganga rahangnya
Menjelma keperkasaan
Dengan keangkuhan yang terlempar

Gelegar sentuhan
Menyambut setiap hentakan
Mengerlip jantung
Yang tak surut-surut

Dingin menancap
Menghisap;
Menghirup;
Menghantarku;
Ke tepi matahari
Yang setia pada janji

Parapat Mei 2009