Rabu, 01 April 2009

Wisata menulis FLP







Minggu 28 Maret 2009,
Suasana ricuh menghampiriku sesaat. persiapan demi persiapan terus disiapkan menjelang keberangkatan kru flp sumut mengudara dalam acara wisata menulis.persiaan dari menyusun perlengkapan yang akan dibawa, menyiapkan hadiah kecil; berupa permen + makanan ringan yang di ikat pada tali plastik,dan siap jadi hadiah yang akan dikalungkan pada insan berprestasi nantinya. subuh gulita pergi Aksara mencari kue basah biar dapat yang murah meriah.uuuhwah, seru pisan oii...

Acara yang sempat tertunda akhirnya berjalan dengan kehangatan dan ruh yang membara.dengan angkutan biru no 34 kami melaju menuju SIBOLANGIT. suasana tawa yang menggelegar dari 12 peserta yang ikut pun ikut menghiasi perjalanan kami. ditengah perjalanan,angkot yang sudah kami pesan sehari sebelum keberangkatan tiba-tiba terbatuk-batuk, membuat penghuni angkutan tersendat sambil bertubrukan.tawa 12 penghuni pun tak bisa lagi tertahankan. oh..indah nian perjalan ini.

tepat pukul 10 kami sampai di lokasi GAN, acara pun dimulai dengan seru tapi tetap khidmat. leni sang pembawa acara membangunkan saraf-saraf kami yang sempat tertidur dengan games "Bos berkata", dilanjutkan dengan materi "Aksara gundul" oleh putri Kejawen ( WIN RG), alahmak, tambah seru saja acara ini.

acara selanjutnya dipandu sukma. acara keakraban yang dipoles dengan nilai imajinasi,walau bermain tapi kesan edukasi tetap kami dapatkan dalam setiap permainan,games yang mengocok perut, membuat muka memerah menahan tawa.

nah, ini dia acara penghargaan buat insan berprestasi,mereka yang telah memberikan warna baru bagi FLP. Mbak Ratna dengan novelnya, sukma yang terpilih menjadi duta balai bahasa ke BAlI, dan penghargaan buat mereka-mereka yang karyanya selalu menghiasi media. mudah-mudahan ini langkah terbaik buat kemejauan FLP kedepan Insyaallah.

setelah ishoma, kami bergegas menuju HILLPARK arena permainan yang berada tepat bebrapa meter dari tempat acara kami. sebelum masuk kegerbang permainan kami berpose dan bergaya. tak selangkahpun kami sia-siakan untuk tidak berfoto bersama, apalagi kepergian kami ditemani suami ambak Ratna yang lengkap dengan kameranya.

YA Allah, serasa nyawa begitu murah. serasa begitu dekat izeoil dengan ku saat itu. ketika kami naik permainan ( apa ya,yang penting permainannya seperti kereta api yang naik turun, belok kekanan kekiri kebawah, dengan kecepan yang luar biasa, maaf lupa apa namanya)jeritan, tak bisa lagi terbendung, hentakan kereta, yang melaju dan turun mengocok perut sampai ingin muntah rasanya. ampun YA Allah gak akan aku naik lagi.( ucapku dalam hati)

kira-kira pukul 16.00, setelah menghabiskan 4 permainan, kami bergegas pulang, sebelum pulang kami laporan dulu pada sang Khaliq.

" YA Allah makasi telah memberiku kesempatan untuk bisa berkumpul lagi bersama belahan jiwaku, bersama FLP yang telah mendarah dalam dadaku, terima kasih telah memberiku hidup ditengah himpitan izrail yang serasa mendekat, yang memberiku saudara-saudara yang luarbiasa, tetapkan cinta kami padamu, juga kecintaan kami pada wadah ini, mudah-mudahan niat suci untuk membantu agamamu akan terus berkibar dalam dada-dada kami., semoga ukhuwah kami tetap terjaga amin, doa ku sejenak"