Selasa, 25 Agustus 2009

Ode Untuk Adik

ahh, dimana kau dik
kutatap wajahmu dibalik jendela
sayup wajah riangmu
tersenyum diujung jemari senja

sulit aku menerka riak matamu
yang berkaca-kaca
hanyut bersama pantulan rembulan
tak mengering senyum dibibirmu

tak juga kutemukan dirimu dik,
walau angin tlah menegukku
bersama fazar dan senja
ragamu menari diangkasa.


Taman Budaya 25 Agustus 2009
Dibawah pohon asam saat tadarus sastra FLP SUMUT